Memuat segala informasi dan berita tentang musik indie Indonesia.

SIXTY SECONDS BANDSIXTY SECONDS BAND

Terbentuk : 1 Januari 2007

Basecamp : Jln. Beruang No.31 Kedaton Bandarlampung

Personil : Febry (vocal), Steve (gitar), Rizal (gitar), Andri (drum), Afis (bass)
Download Lagu Dixty Second - Tanpa Dirimu : klik disini

Lupakan Mimpi Buruk
Awal band ini terbentuk karena bertemunya kembali para personil The Nightmare yang bubar karena hengkangnya beberapa personil dan mulai asyik dengan bandnya masing-masing. Dari pertemuan tersebut, pada tahun 2007 tepatnya bulan Desember empat orang mantan personil The Nightmare yaitu Andri, Rizal, Febri dan Steven mulai berencana untuk membentuk band baru dengan format berbeda. Setelah mendapatkan satu personil lagi pada posisi basis yaitu Afis, maka pada awal Januari Sixty Seconds resmi didirikan dan dengan aliran pop mereka usung dengan sedikit nuansa rock diharapkan dapat meramaikan jagad musik Lampung dan memberikan kesan yang berbeda dalam perkembangan musik Indonesia.

“Dengan format yang sekarang ini gue berharap kedepannya akan lebih baik lagi, karena ngga mudah untuk membentuk materi”, ujar Andri sang drummer. Afis menjelaskan, bahwa nama Sixty Seconds sendiri diambil dari Bahasa Inggris yang artinya 60 detik. “Kami memfilosofikan Sixty Seconds band seperti detik yang dapat berubah menjadi menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, abad dan seterusnya. Sehingga kami berharap dapat memulai band ini mulai dari sesuatu yang sederhana, menjalani proses yang dapat mendewasakan pikiran dan kreasi kami dalam bermusik hingga mampu mencapai cita-cita kami, yaitu menjadi sebuah band besar dan sukses”, ungkapnya.

“Dari filosofi itu juga kami ingin menawarkan karya musik yang jujur dan sederhana namun memiliki aura istimewa bila orang-orang mendengarnya. Dan berharap dapat diterima di hati penikmat musik Indonesia”, tambah rizal sang gitaris. Secara individu masing-masing personil Sixty Seconds sudah mempunyai pengalaman yang cukup lumayan dalam bermusik yang masih sedikit, dikarenakan dalam setahun terakhir Sixty Seconds sedang fokus dalam pembuatan album.

Saat ini Sixty Seconds sedang dalam persiapan album indie perdana yang akan di launching dalam waktu dekat. Keseharian Sixty Seconds saat ini selain menjalani pendidikan di perguruan tinggi, mereka juga disibukkan dengan jadwal latihan dan promo untuk album Bidadari dan Ruang Waktu. Frekuensi latihan Sixty Seconds sendiri disesuaikan dengan jadwal kuliah dan aktivitas masing-masing personil. “Latihan ini kami jalani untuk mematangkan materi lagu serta menjaga kekompakan dan performa pada saat kami harus tampil membawakan karya kami didepan khalayak ramai”, ujar Steve.

Febry menjelaskan, lewat lagu Bidadari dan Ruang Waktu mereka ingin memperkenalkan Sixty Seconds kepada penikmat musik indie Lampung. “Lagu ini menceritakan tentang pengalaman pribadi dan masa lalu kami”, paparnya.

0 komentar:

Post a Comment